Minggu, 28 Juni 2015

Baiknya bagaimana postur militer Indonesia part 1

part 1
 
Saat ini 70 % kekuatan dunia berpusat di far east asia tepatnya dipesisir samudera pasific dengan dipimpin oleh Amerika ( usa ) dan duet China-Rusia. Sesungguhnya perlombaan senjata sangat menghawatirkan seperti saat perang dingin antara uni soviet dan amerika pada awal tahun 60 an hingga akhir tahun 90an. Saat itu uni soviet bubar dengan keinginan dari masing-masing negara persekutuan.
 
 
 
 
Saat itu perang dingin memicu kemajuan teknologi yang sangat dramatis dan menjadi dasar dari teknologi yang digunakan saat ini dan bahkan meevolusi teknologi pada masa perang dingin. Tapi memang terobosan teknologi tidak se dramatis pada jaman perang dunia 2 dengan Nazi sebagai pelopor teknologi maha dahsyat yang masih digunakan oleh negara-negara dengan kekuatan militer luar biasa.
 
 
Berkembangnya teknologi menjadikan banyak perubahan signifikan terhadap sudut pandang manusia terhadap arti peperangan. semakin sedikit manusia yang terlibat, namun efek kerusakannya luar biasa. hingga terbentuknya divisi alat perang tanpa awak yang sudah hampir menyeluruh, mulai dari pesawat tempur tanpa awak, kapal selam, kapal perang, perangkat pengangkut akomodasi, hingga pengembangan sinar lazer sebagai pengganti rudal.
 
 
 
 
Namun bahaya yang paling menakutkan dari perang adalah proxy war. dimana masing masing kekuatan beradu kekuatan menggunakan tangan ketiga. semisal terjadi perang antara amerika dan china. maka masing-masing negara akan menguatkan negara lain yang sefaham dengan negaranya. negara pendukung tersebut akan saling membantai hingga hancur lebur, namun china dan amerika akan tetap duduk nyaman di depan layar tv.
 
 
Ada juga sistem proxy war yang menggunakan potensi perpecahan lokal didalam sebuah negara. seperti yang terjadi saat ini di suriah, irak dan mesir. setiap negara pasti memiliki bibit perpecahan, baik perbedaan agama, suku dan juga cara pandang politik. Semua itu harus benar-benar diperhatikan oleh negara yang memiliki banyak permasalahan didalam negaranya. seperti indonesia dengan banyak sekali suku bangsa, agama dan aliran serta pandangan hidup.
 
 
 
 

Banyaknya potensi kerusakan tentunya tidak akan dapat ditanggulangi dengan waktu singkat. seperti negara china yang saat ini ekonominya sudah luar biasa, masih saja bermasalah dengan kemampuan perang dan pengalaman berperang secara update. Sedangan indonesia dengan kekuatan ekonomi yang terbatas akan sangat kerepotan dalam menjaga performa militernya minimal sesuai dengan kebutuhan dasar perlindungan wilayah kedaulatan.
 
 
Perlunya terobosan yang tidak harus mengekor dan mengikuti tawaran teknologi dari negara lain. seharusnya indonesia bisa membuat teknologi yang berbasis geologis negara indonesia. masing-masing pulau harus bisa mempertahankan dirinya sendiri dan setiap selat yang menghubungkan pulau-pulau harus dilengkapi pertahanan terpadu sehingga dapat menahan serangan dari dasar laut, permukaan laut dan udara. dengan melokalkan kebutuhan teknologi, maka akan mengurangi biaya rekontruksi militer yang berdaya saing kuat.
 
 
ke halaman part 2

ke halaman part 3 


 

Sabtu, 27 Juni 2015

Baiknya bagaimana postur militer Indonesia part 2

part 2
 
Pertahanan dalam pulau kita mulai dengan kebutuhan radar dengan jangkauan hingga 700 km dan dilengkapi dengan sonar untuk memantau bawah laut. untuk radar yang berkualitas bagus tentunya harus di impor dari negara lain dan itu akan sangat mahal. sebaiknya kita buat radar sendiri dimana prinsip kerja radar adalah sapuan gelombang yang dipancarkan kembali karena terpantul oleh benda yang menghalangi pancaran gelombang. ada terobosan teknologi dimana menggunakan drone bertenaga hidrid ( sinar matahari dan baterai. melayang statis pada ketinggian 10 km dan melibatkan ratusan drone dengan 1 drone ditiap titiknya dan jarak masing-masing titik 10 km. pola penjagaan menitik beratkan kepada pengisian titik tersebut, jika ada salah satu titik yang rusak ada hilang, akan langsung diisi oleh drone dibelakangnya dan terus begitu hingga pada titik drone paling dekat ke pesisir.
 
 
 

 
 
 
Drone yang terpasang akan memantau dengan teknologi penginderaan sinar infra merah dan sinar UV untuk sapuan udara dan permukaan laut. dimana semua kapal laut dan pesawat tempur masih menggunakan roket dorong yang mengeluarkan panas. kemudian server pusat akan menganalisa ancaman. Untuk ancaman dari bawah laut, menggunakan sonar dan juga penginderaan sinar gamma karena meskipun kapal selam tidak mengeluarkan panas, namun terdapat aktifitas komunikasi dan sistem komputer didalamnya sehingga akan meninggalkan jejak elektronika dijalur yang dilalui dan akan terlihat dalam penginderaan sinar gamma.

Untuk menghindari serangan dari satelit, maka drone dilengkapi lontaran panas untuk membelokkan serangan rudal dan jika serangannya berupa senjata laser, maka bentuk drone dibuat dengan permukaannya banyak cekungan untuk membalikkan sinar laser sehingga tidak menimbulkan kerusakan pada drone.
 
 
 
 

Selanjut mengenai pertahanan darat menggunakan meriam dengan jarak jangkauan 500 km hingga 700 km dengan menggunakan drone pintar yang dapat diluncurkan tanpa menggunakan gps cukup dengan data jarak terakhir yang dikonversikan dengan kecepatan ancaman. kemudian pada sisa jarak target yang diperkirakan drone tersebut akan mengaktifkan sensor sinar infra merah untuk mencari jejak panas ( rudal pendorong jet ) dan sensor sinar gamma untuk mencari jejak elektronik ( serangan drone ). saat sudah terdeteksi akan dikunci dan menyusul target. seterah dapat tertangkap drone tersebut akan meledakkan diri sehingga akan menghancurkan target ancaman tersebut.

Drone tersebut juga akan bisa digunakan untuk mencari ancaman yang berasal dari pesawat temput dan rombongan kapal induk. drone akan dengan mudah menempel di lambung kapal dan meledakkan diri sehingga akan menimbulkan kerusakan yang besar.
 
 
 
 

Untuk perlengkapan prajurit, dilengkapi kamera dengan sensor infra merah, penglihatan malam yang sekarang sudah banyak beredar bebas dan harganya murah hanya 10% dari harga militer buatan amerika. Penambahan skeleton menjadikan jarak tempuh prajurit lebih panjang dan lebih cepat sehingga mobilisasi lebih mudah lagi. hal ini difokuskan karena geografis indonesia yang berbukit bukit. Untuk tiap peleton dilengkapi dengan drone pengawas yang mengikuti sinyal yang dipancarkan dari rangsel komando peleton. drone tersebut berfungsi memantau potensi ancaman berupa sergapan yang mungkin ada di depan, sehingga pasukan sudah siap. ketinggian drone 500 m dan dilengkapi kamera full sensor dan dapat memantau hingga 5 km kedepan.
 

Apabila benteng drone dipesisir hancur, maka akan ada gelombang serangan ke darat dengan gerakan pasukan musuh dari pesisir dan untuk mengantisipasi serangan tersebut, dibuatlah jalur jebakan dimana setiap 100 m diletakkan sensor yang ditanamkan ditanah menyerupai ranjau dengan kedalaman 50 cm, masing-masing titik akan berhubungan dengan menggunakan sensor gerak dengan karakter anomali gerakan. dari data tersebut pasukan artileri akan mengirimkan tembakan meriam dititik yang mencurigakan. sehingga akan menghambat laju pasukan musuh.
 
 
 
 
Pasukan artileri biasanya berada diperbukitan dengan daya mobilitas rendah dan sangat rentan di serang. sehingga perlu didukung oleh ratusan mini drone spesialis memiliki kecepatan sergap tinggi dan ada hulu ledak didalamnya yang dilepaskan dari sebuah box ( tiap box berisikan 20 - 30 unit drone ) yang disembunyikan di lokasi laucher yang berjarak 10 km dari pusat artileri. setiap box dikamuflase sesuai dengan lingkungan yang ada, jadi bersifat seperti sarang lebah.
 
 
Akses jalan masuk ke pusat kekuatan dilengkapi dengan sensor gerakan yang terbagi menjadi 3-4 perangkap dan sistem kerjanya serupa dengan jalur jebakan dipesisir tadi, bedanya gerak pasukan dibiarkan jalan dari titik 4 hingga mencapai titik 1 baru diserang. sehingga konvoi pasukan musuh akan ditumpas dari awal hingga barisan paling akhir ( biasanya urutan konvoi terdiri atas pasukan pembuka yang dilengkapi tank, kemudian disusul  kendaraan pengangkut pasukan dan logistik, dan terakhir berupa pasukan yang membawa alat berat ).


ke halaman part 1

ke halaman part 3
 
 
 

Baiknya bagaimana postur militer Indonesia part 3

Part 3
 
Apakah indonesia hanya bisa bertahan saja dan tidak bisa menyerang balik ?
secara umum semua negara bisa menyerang, namun kita juga harus memahami bahwa jika kita menyerang maka biaya yang diperlukan untuk menyerang 5 kali lipat dari biaya bertahan. sedangkan biaya pertahanan kita hanya bisa untuk mencukupi kebutuhan dasar pertahanan. Namun jika serangan itu datangnya hanya dari negara tetangga seperti negara asean dan australia, maka kita masih mampu untuk menyerang balik.
 
 
 
 

Dimulai dengan blokade udara dengan menggunakan jaring drone seperti sistem yang digunakan untuk pertahanan pesisir. dengan pemanfaatan sistem jaring drone tersebut, maka akan sangat sulit pihak musuh untuk bergerak bebas. tentunya setelah ruang laut dan udara negara musuh sudah terkepung, diperlukan dukungan serangan artileri dan sangat sulit kita untuk melakukan itu jika mengerahkan pesawat tempur,  kapal tempur dan kapal selam yang kita miliki.
 
 
 
Menyerang kembali negara tetangga yang bermusuhan perlu strategi ganda, dimana perlu adibangunnya divisi peluncur rudal jelajah yang bergerak dengan mengikuti jejak terakhir ancaman yang terpantau oleh jaring drone dan dikalkulasi dengan sudut pantauan masing-masing titik drone sehingga diketahui titik ancaman, jika menggunakan rudal penjelajah berbasis gps satelit dan semua yang berbasis gps satelit akan sangat beresiko. rudal penjelajah dibuat dapat terbang janya 20 m dari permukaan tanah & air sehingga tidak dapat terdeteksi oleh musuh.
 
 
 
 

formasi rudal penjelajah diluncurkan hampir bersamaan dengan pembentukan jaring drone, karena bagaimanapun kecepatan drone tidak akan bisa menyamai pesawat tempur, sehingga perlu tindakan penghadangan sebelum pesawat tempur menghancurkan jaring drone. sedangkan untuk kapal tempur dan kapal selam masih bisa dikejar kecepatannya. diperlukan armada peluncuran yang bisa berpindah dengan cepat mengikuti pembentukan jaring drone. rover yang dimodifikasi bagian atasnya untuk launcher ratusan rudal penjelajah akan sangat efektif karena rover dapat digunakan dilautan dan juga didaratan.
 

Selain itu perlu dibentuknya bataliyon pasukan serbu yang dilengkapi dengan baju terbang dengan prinsip paralayang, setiap pasukan diterjunkan dari pesawat terbang pengangkut hingga titik terdekat dengan titik musuh di ketinggian 25 km. tiap pasukan dilengkapi dengan pakaian khusus yang mampu menyerap hantaman peluru kaliber menengah. dengan memanfaatkan ketinggian dan dorongan dari kipas yang ditempelkan dipunggung. pasukan serbu akan sangat mudah masuk ke jantung pertahanan. setelah situasi dapat dikendalikan, barulah pasukan besar masuk dengan jalur udara yang disupport oleh divisi angkutan udara yang memiliki pesawat angkut dalam jumlah banyak.
 
 
 
 
 
Untuk pemanfaatan pesawat tempur, sangat kurang bermanfaat untuk saat ini. daripada membeli pesawat tempur yang intinya hanya untuk mengangkut bom yang akan dijatuhkan di titik tertentu, akan lebih baik menciptakan rudal penjelajal berbasis gps koordinat yang akan sangat sulit diacak oleh pihak musuh. sedangkan untuk dog figth, sudah dapat digantikan oleh gerombolan drone yang akan menyerang seperti hayna yang menyerang singa secara berkelompok.
 

Kapal laut tempur pun akan sangat kecil fungsinya dan memiliki keterbatasan pertahanan, seringkali kapal laut bermanfaat untuk artileri support dan harga untuk pembelian kapal tempur juga tidak murah, akan lebih bagus lagi jika mengembangkan rover yang dapat ditanamkan artileri kaliber kapal laut tempur. tentunya harga rover jauh lebih murah dan indonesia sangat bisa untuk membuat sendiri karena indonesia sudah bisa produksi perahu karet yang tahan peluru.
 
 
 
 
Postur pertahanan dan penyerangan balik yang sudah dipaparkan akan sangat sulit untuk dilakukan untuk negara dengan jarak dari indonesia lebih dari 2000 mil laut. inti dari pembentukan postur militer yang tangguh adalah menjaga dari agresi negara lain, bukannya untuk menyerang negara lainnya. sesungguhnya perdamaian lebih berharga dari bentangan benua yang ditaklukkan.


ke halaman part 1

ke halaman part 2
 
 
 

Google Page rank

Check Page Rank of your Web site pages instantly:

This page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service